Logo
Post Title
Tradisi Oleh-Oleh di Indonesia
Posted Time
12/29/2020
Author
Innico Sjahandi
Advertiser
Innico Sjahandi

About this post

Post Description:

Ucapan minta dibawakan oleh-oleh kepada orang yang sedang atau akan berlibur atau berwisata ke suatu tempat sudah menjadi budaya dan tradisi di masyarakat Indonesia. Kadang kita tidak sadar sudah melontarkan permintaan dibawakan oleh-oleh. Tapi terkadang permintaan ini membuat yang mau jalan-jalan malah terbebani, apalagi jika yang meminta adalah orang yang lebih tua atau memiliki jabatan yang lebih tinggi.

Pada dasarnya permintaan oleh-oleh di Indonesia biasanya terlontar secara tidak sengaja dan tidak sadar karena sudah menjadi kebiasaan. Prof. Dr. Agus Aris Munandar, seorang dosen Arkeologi Universitas Indonesia, mengatakan meskipun sebenarnya tidak boleh menjadi kebiasaan, oleh-oleh memang sudah diasosiasikan dengan jalan-jalan atau berlibur.

Sejalan dengan Prof. Agus, Triyono Lukmantoro, Sosiolog dari Universitas Diponegoro, juga mengatakan bahwa karena sudah dilakukan secara terus-menerus, oleh-oleh yang awalnya diberikan secara sukarela malah menjadi kebiasaan sebaliknya, yaitu meminta oleh-oleh. Hal ini terutama dilakukan oleh keluarga, kerabat, dan teman.

Triyono menyebutkan sebenarnya tradisi oleh-oleh ini merupakan salah satu cara mengakrabkan diri antara teman atau kerabat. Selain itu oleh-oleh bisa menunjukkan kedekatan sosial karena biasanya meminta oleh-oleh bukan ke sembarang orang tapi melihat kedekatan hubungan.

Lantas bagaimana menanggapi permintaan oleh-oleh apalagi saat budget terbatas? Langkah terbaik adalah tidak memaksakan diri. Karena kebanyakan permintaan oleh-oleh hanya sekedar lontaran tanpa makna atau basa-basi, maka tidak perlu ditanggapi terlalu serius.

Kunci dari memberikan oleh-oleh adalah sukarela dan ini adalah keputusan pribadi. Jika memang ada dana dan yang ingin diberi memiliki hubungan yang cukup dekat, tidak ada salahnya memberikan kenangan manis dan berbagi kebahagiaan dengan mereka. Dan bagi yang biasa meminta dibawakan oleh-oleh, lebih baik mengurangi kebiasaan tersebut karena bisa jadi secara tidak sadar akan membebani yang hendak bepergian.


Sumber: Kumparan Travel